KEMBALI MENCINTA
Aku mulai berhasrat
cinta itu kembali menggeliat
pada tubuh ia mencuri daya
aku terkulai tanpa makna
Sudut taman kota,
yang padanya kusimpan cerita
tentang cinta menata asa
Aku mulai berhasrat
cinta itu kembali menggeliat
pada tubuh ia mencuri daya
aku terkulai tanpa makna
Sudut taman kota,
yang padanya kusimpan cerita
tentang cinta menata asa
tentang rasa tak terjaga antara kita,
tertawa menjadi saksi kekalahan
tertawa menjadi saksi kekalahan
sesumbar penuh cerca
Aku diam, nanar
menatap dari sudut ke sudut
menatap dari sudut ke sudut
kuncup malu itu memekar
pada pintu kesungguhan
yang mematah kunci
Tapi geliat cintaku bagai padang gersang
memutar memori dalam kenang
sketsa aku dan kamu
bagai putaran film layar kaca
menembus batas ruang dan waktu
mencipta gempa dalam aku punya jiwa